25 November 2009

Newest clay on Nov 09



Ups..udah lama gak nongol nich...Kangen juga buat nulis lagi...
Ini kreasi clayku yang terbaru di bulan November...bikinnya juga buru-buru..
Semuanya dibuat dengan adonan lokal...alias bikin sendiri tapi kali ini aku coba pake resep baru ala Indira...tepung terigunya diganti pake tepung maizena...lumayan seru....Lemnya juga aku coba merk lain.Untuk warnanya, biasanya aku pake cat poster, kali ini aku coba pake cat akrilik. Dan ternyata hasilnya lebih bagus.Menurut yang jual, cat akrilik lebih pekat warnanya..dan emang sich, dikit aja udah keliatan warnanya.
Kalo mau liat kreasi yang lain..mampir ya di http://www.kreasivitoe.multiply.com

01 Juli 2009

Washi


Akhirnya sempat juga aku belajar origami dengan menggunakan washi..Udah lama aku pengen belajar tapi gak tau dimana..Kemudian datang kesempatan saat Adik iparku bekerja selam1 15 bulan di Jepang..Aku nitip bukunya dan inilah hasilnya...

Untuk kertasnya, hikz karena untuk kertas washinya susah didapat dan agak mahal apalagi masih tahap belajar,kan sayang kalo gagal.Akhirnya aku print aja, motif washinya dan inilah hasilnya....

Seneng banget dech liatnya...Masih pemula sich .....

20 Juni 2009

Souvenir

Buat temen2 yang membutuhkan souvenir untuk berbagai acara, misalnya ulang tahun, pernikahan, acara keagamaan, perpisahan, wisuda, 1 bulanan, dll...Vitoe gallery menyediakan souvenir lho....

Kami menyediakan souvenir handmade clay, kain flanel, merenda yang eksklusif hanya untuk Anda. Anda bisa men-design sendiri Souvenir Anda dengan harga murah karena keuntungan bukan tujuan utama kami tetapi kepuasan hati Anda adalah tujuan utama kami.

Kunjungi http://www.souvenirunik.blogspot.com untuk melihat - lihat katalognya
Atau kunjungi http://www.kreasivitoe.multiply.com untuk melihat kreasi kami, siapa tau bisa jadi inspirasi Anda.

Ditunggu kunjungannya ya....

08 Juni 2009

Ammigurumi : Ice Cream










Mangkok


Baris
1 : 6 sc menjadi 1 lingkaran

Baris 2 : 1ch, 2 sc pada masing-masing tusukan (12 tusukan)

Baris 3 : 1 ch, * 1 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali (18 tusukan)

Baris 4 : 1 ch, * 2 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali ( 24 tusukan)

Baris 5 : 1 ch, * 1 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi (36 tusukan)

Baris 6 : 1 ch, * 2 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi ( 48 tusukan)

Mulai dari baris 6 akhir tusukan tidak digabung menjadi 1 lingkaran

Baris 7-14 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (48 tusukan)

Baris 15 : 1 ch, *3 sc, 3 sc, sc2tog, sc2tog, sc2tog* ulangi(54 tusukan)

Baris 16 : Baris 7-14 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (54 tusukan)


Es Krim I

Baris 1 : 6 sc menjadi 1 lingkaran

Baris 2 : 1 ch, 2 sc pada masing – masing tusukan (12 tusukan)

Baris 3 : 1 ch, * 1 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali (18 tusukan)

Baris 4 : 1 ch, * 2 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali (24 tusukan)

Baris 5 : 1 ch, * 3 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali (30 tusukan)

Baris 6 : 1 ch, * 4 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali (36 tusukan)

Baris 7 : 1 ch, * 5 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali (42 tusukan)

Baris 8-11 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (42 tusukan)

Baris 12 : 1 ch, *5 sc, sc2tog*,ulangi (36 tusukan)

Baris 13 : 1 ch, *4 sc, sc2tog*,ulangi (30 tusukan)

Baris 14 : 1 ch, sc bk lps pada tiap tusukan (30 tusukan)

Baris 15 : 2 ch, dengan ft lps * 2 hdc, 3 hdc, 4 hdc* ulangi


Es Krim II

Gunakan jarum renda dengan ukuran yang lebih besar

Baris 1 : 8 sc menjadi 1 lingkaran

Baris 2 : 1ch, 2 sc pada masing-masing tusukan (16 tusukan)

Baris 3 : 1 ch, * 1 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali (24 tusukan)

Baris 4-5 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (24 tusukan)

Baris 6: 1 ch, s2tog (16 tusukan)

Baris 7 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (16 tusukan)

Baris 8 : Dengan ft lps, 1 ch, 3 sc dalam 1 tusukan, sl st pada tusukan berikutnya, 2 sc dalam 1 tusukan, sl st, 4 sc, sl st, 2 sc, sl st, 3 sc, sl st, 2 sl st


Wafer

10 ch.

Baris 1 – 15 : 1 ch, sc pada tiap tusukan

Gulung untuk membentuk silinder

16 Mei 2009

Amigurumi Pattern : Ice Cream



Cone


Baris 1 : 4 sc menjadi 1 lingkaran
Baris 2 : 1ch, 2 sc pada masing-masing tusukan (8 tusukan)
Baris 3 : 1 ch, * 1 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 4 kali (12 tusukan)
Baris 4 : 1 ch, * 2 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 4 kali ( 16 tusukan)
Baris 5 : balik lingkaran.1 ch, 16 sc
Baris 6 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (16 tusukan)
Baris 7 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (16 tusukan)
Baris 8 : 1 ch, * 3 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 4 kali ( 20 tusukan)
Baris 9 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (20 tusukan)
Baris 10 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (20 tusukan)
Baris 11 : 1 ch, * 4 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 4 kali ( 24 tusukan)
Baris 12 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (24 tusukan)
Baris 13 : 3 ch (dc pertama), balik lingkaran, 23 dc
Baris 13 : 3 ch (dc pertama), balik lingkaran, 23 dc

Es krim

Baris 1 : 4 sc menjadi 1 lingkaran
Baris 2 : 1ch, 2 sc pada masing-masing tusukan (8 tusukan)
Baris 3 : 1 ch, * 1 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 4 kali (12 tusukan)
Baris 4 : 1 ch, * 2 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 4 kali ( 16 tusukan)
Baris 5 : 1 ch, * 3 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 4 kali ( 20 tusukan)
Baris 6 : 1 ch, * 4 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 4 kali ( 24 tusukan)
Baris 7 : 1 ch, * 5 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 4 kali ( 28 tusukan)
Baris 8-10 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (28 tusukan)
Baris 11 : 1 ch, *3 hdc pada sc selanjutnya, sl st* ulangi

11 Mei 2009

Amigurumi : telur mata sapi



Putih Telur

Baris 1 : 7 sc menjadi 1 lingkaran

Baris 2 : 1 ch, 2 sc pada masing – masing tusukan (14 tusukan)

Baris 3 : 1 ch, * 1 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 7 kali (21 tusukan)

Baris 4 : 1 ch, * 2 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 7 kali (28 tusukan)

Baris 5 : 1 ch, * 3 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 7 kali (35 tusukan)

Baris 6 : 1 ch, * 4 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 7 kali (42 tusukan)

Baris 7 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (42 tusukan)

Baris 8 : 1 ch, * 5 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 7 kali (49 tusukan)

Baris 9 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (49 tusukan)

Baris 10 : 1 ch, sl st


Kuning Telur

Baris 1 : 6 sc menjadi 1 lingkaran

Baris 2 : 1 ch, 2 sc pada masing – masing tusukan (12 tusukan)

Baris 3 : 1 ch, * 1 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali (18 tusukan)

Baris 4 : 1 ch, * 2 sc, 2 sc pada sc selanjutnya * ulangi 6 kali (24 tusukan)

Baris 5-7 : 1 ch, sc pada tiap tusukan (24 tusukan)

Baris 8 : sl st

01 Mei 2009

1 atau 2 orang tua yang bekerja?


Aku beli buku ini sewaktu di Semarang, Beli bukunya juga karena ada discount:>Ternyata setelah kubaca, bukunya bagus banget. Emang sich gak semua bisa diterapkan di sini karena buku itu menceritakan tentang bagaimana mengelola keuangan dalam Rumah Tangga hanya dengan 1 pemasukan di Amerika tetapi ada beberapa point yang bisa kita ambil.

Dalam buku itu dikatakan kalo si Penulis tidak menghakimi pasangan menikah yang keduanya bekerja ataupun salah satu yang bekerja...Penulis hanya ingin membagikan pengalamannya bahwa hidup berumah tangga dengan 1 pemasukan (suami atau istri yang bekerja) itu bisa dilakukan di zaman sekarang ini.

Di zaman sekarang ini kebutuhan hidup emang cukup banyak dan cukup menguras isi dompet...apalagi untuk memenuhi gaya hidup seseorang, belum lagi prestige......emang untuk berkeluarga dengan 1 pemasukan dibutuhkan pengorbanan yang cukup besar tapi kurasa itu layak untuk dikorbankan apalgi setelah mempunyai anak. Ada yang bilang kita bekerja untuk anak..untuk mencukupi kebutuhan anak...tetapi apakah alasan itu benar ataukan anak hanya dijadikan tameng? Mungkin saja ada yang merasa kalau menjadi ibu rumah tangga bukan bekerja namanya....Mungkin ada yang merasa gak betah di rumah saja hanya mengurusi anak dan rumah atau mungkin saja memang untuk mencukupi kebutuhan hidup atau gaya hidup.

Aku hanya ingin sharing saja.....ketika hamil dan masih bekerja di RSIA Hermina walaupun gak setiap hari sich. Ketika ada pasien anak datang untuk mendapatkan pengobatan, anak biasanya sulit kooperatif dan membutuhkan pendampingan ketika pemeriksaan dilakukan. Dari sekian banyak pasien anak, hampir semuanya menggunakan baby sitter, Dan apa yang terjadi? Hampir separo dari pasien anak yang mempunyai babysitter memanggil baby sitternya untuk meminta pertolongan bukannya mencari orang tuanya. Kedua, ketika dilakukan anamnesa bukannya orang tua yang menjawab tetapi baby sitter yang lebih tahu. Kedua kejadian itu, hampir semuanya dikarenakan suami-istri yang bekerja. Hiks melihat hal itu, rasanya sayang kalau anakku nantinya seperti itu karena aku susah2 hamil dan melahirkan denga susah payah dan kesakitan yang luar biasa.Pasti sakit hati. Karena alasan itu, aku kemudian memutuskan untuk tidak bekerja di luar rumah.

Emang 1 atau 2 penghasilan cukup mempengaruhi? Ternyata menurut buku yang kubaca tidak mempengaruhi..Karena dengan 2 penghasilan...uang akan banyak terbuang karena pengeluaran yang tidak perlu, misalnya saja menggaji baby sitter, biaya transportasi, biaya untuk penampilan ketika bekerja, makan siang di luar mungkin...yang semuanya itu sebenarnya bisa dialokasikan ke pengeluaran yang mungkin saja lebih dibutuhkan.

Salah satu orang tua (biasanya Ibu) yang tidak bekerja, sebenarnya malah bekerja 24 jam. Karena harus menjadi manajer, akuntasi, koki, supir, pembantu dalam keluarganya dan kurasa tugas itu jauh lebih berat dibanding di kantor. Yach walaupun tidak bergensi seperti di kanator tetapi hasil yang didapat sangatlah layak. Keluarga yang dekat satu sama lain, anak menjadi dekat dengan orang tua bukannya menjadi anak baby sitter atau kakek-neneknya, dan kita bisa melakukan hobi kita.

Atau bekerja di rumah...Banyak penghasilan yang bisa dimulai dari rumah. Dan kurasa itu layak untuk dilakukan. Kita bisa bekerja sambil mengatur rumah dan melihat langsung perkembangan anak kita, mendidik anak kita secara langsung. Kurasa itu lebih layak untuk dipertimbangkan. Kurasa hasil yang akan didapat nantinya lebih berharga. Anak lebih membutuhkan orang tuanya dibanding uang orang tuanya.